Hot Chilli Hot Chilli
  • Hot Chilli
  • Hot Chilli

Hot Chilli

 

Berikut adalah informasi lengkap tentang Bumbu Tabur (Seasoning Powder) yang biasa digunakan sebagai pelengkap atau penambah rasa pada berbagai jenis snack, kerupuk, keripik, kacang, dan camilan lainnya:

 

Bumbu tabur (atau bumbu bubuk) adalah campuran bubuk kering yang dibuat dari berbagai bahan seperti rempah-rempah, perasa, penguat rasa, dan kadang pewarna atau pemanis. Bumbu ini digunakan untuk meningkatkan cita rasa camilan agar lebih gurih, pedas, manis, atau sesuai selera pasar.

 


 

Jenis-Jenis Bumbu Tabur Populer

 

Berikut beberapa varian yang sering digunakan produsen camilan:

 

1. Bumbu Rasa Ayam Bakar / Ayam Panggang

 

  • Rasa gurih manis, sedikit smoky

  • Cocok untuk: keripik kentang, kerupuk, keripik singkong, makaroni

 

2. Bumbu Rasa Balado

 

  • Pedas manis khas Indonesia

  • Cocok untuk: keripik singkong, kerupuk, makaroni, usus crispy

 

3. Bumbu Rasa Jagung Bakar

 

  • Gurih manis dengan aroma jagung

  • Cocok untuk: stik keju, keripik, popcorn, astor mini

 

4. Bumbu Rasa Pedas / Ekstra Pedas / Hot Chilli

 

  • Mengandung cabai bubuk, lada, dan penguat rasa

  • Cocok untuk: makaroni, kerupuk mie, seblak kering

 

5. Bumbu Rasa Keju / Cheese

 

  • Rasa creamy dan gurih

  • Cocok untuk: stik kentang, basreng, kacang panggang, pasta kering

 

6. Bumbu Rasa BBQ (Barbeque)

 

  • Perpaduan rasa manis, asap, dan rempah

  • Cocok untuk: keripik, stik kentang, kerupuk kulit, jagung goreng

 

7. Bumbu Rasa Sapi Panggang / Rasa Soto / Kaldu

 

  • Mengandung kaldu sapi atau ayam, bawang putih, dan rempah khas Indonesia

  • Cocok untuk: kerupuk kulit, kerupuk samiler, kerupuk seblak

 

8. Bumbu Rasa Cokelat / Manis

 

  • Untuk camilan manis, biasanya dengan tambahan gula halus dan krimer

  • Cocok untuk: astor mini, pisang kering, ubi kering, keripik buah

 


 

Bahan Umum dalam Bumbu Tabur

 

  • Garam

  • Gula pasir halus

  • Penguat rasa (misalnya MSG atau guanylate/inosinate)

  • Perisa makanan (artificial flavoring)

  • Rempah bubuk: cabai, bawang putih, ketumbar, merica

  • Warna makanan (opsional)

  • Anti-caking agent (agar tidak menggumpal)

 


 

Cara Penggunaan

 

  • Bumbu tabur biasanya ditaburkan setelah camilan selesai digoreng.

  • Camilan masih dalam kondisi hangat agar bumbu menempel.

  • Bisa ditambahkan sedikit minyak goreng atau margarin cair agar lebih lengket.

  • Untuk produk pabrikan, bisa digunakan mesin coating agar distribusi merata.

 


 

Tips Pengemasan

 

  • Simpan bumbu tabur dalam wadah kedap udara agar tidak menggumpal.

  • Gunakan kemasan aluminium foil atau plastik tebal dengan zipper.

  • Hindari kelembapan karena bumbu mudah rusak bila terkena air.

 


 

Potensi Bisnis Bumbu Tabur

 

  • Bisa dijual sebagai produk eceran untuk UMKM camilan.

  • Dapat dikemas dalam ukuran 250g, 500g, 1kg.

  • Target pasar: produsen snack, agen bumbu, reseller bahan baku makanan ringan.